LAPORAN PENGAMANAN KESEHATAN HAJI MES 2007
pengamanan-kesehatan-haji-2007.pdf
di
15:11
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
http://www.depkes.go.id/index.php?option=news&task=viewarticle&sid=2953
di
08:54
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
di
08:20
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
di
12:34
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
di
09:08
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
di
11:20
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
Ministry Takes Measures to Ensure a Healthy Haj
di
11:04
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
Dalam rangka peningkatan Survelans Epidemiologi terhadap Alat Angkut Laut, terhitung sejak Agustus 2007 Seksi Karantina & SE KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS II MEDAN telah menggunakan software Sitem Registrasi berbasis Data Base MS Acces terhadap kedatangan dan keberangkatan Kapal di Pelabuhan Laut Belawan. Bagi teman-teman KKP dimana saja berada, mohon masukan tentang software ini. Jika berminat silahkan sampaikan kepada kami Tim IT Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Medan. Software ini berbasis MS Acces yang dikembangkan dan dibangun oleh seorang Mahasiswi FKM USU yang melaksanakan PKL tahun lalu.
di
08:06
Diposkan oleh
Rizal
di
08:06
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
di
08:06
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
IR Penderita Flu Burung Asal Tangerang, Banten Akhirnya Meninggal Dunia
22 Oct 2007
Ir (L, 12 tahun), warga Kampung Ceger, Sepatan, Tangerang, Banten yang dinyatakan positif Flu Burung, Rabu 10 Oktober 2007, berdasarkan pemeriksaan PCR realtime dan gelbased Laboratorium Badan Litbangkes Depkes, akhirnya meninggal dunia di RS. Persahabatan tanggal 13 Oktober 2007 pk. 7.30 WIB.
Dengan demikian, secara kumulatif kasus Flu Burung di Indonesia mencapai 109 orang, 88 orang diantaranya meninggal dunia dengan angka kematian (Case Fatality Rate = CFR ) 80,73%. Saat ini di Propinsi Banten terdapat 15 kasus positif flu burung, 13 orang diantaranya meninggal dunia.
Sumber : http://www.depkes.go.id/index.php?option=news&task=viewarticle&sid=2867
Satu Lagi Kasus Flu Burung di Tangerang, Banten
11 Oct 2007
Satu lagi kasus positif flu burung ditemukan di Tangerang, Banten. Ir (L, 12 tahun), warga Kampung Ceger, Sepatan, Tangerang, Jawa Barat dinyatakan positif Flu Burung, Rabu 10 Oktober 2007, berdasarkan pemeriksaan PCR realtime dan gelbased. Ir mulai sakit tanggal 3 Oktober 2007dan saat ini masih dirawat di RS Persahabatan setelah sebelumnya berobat di RS Tangerang. Sebelum sakit, Ir sempat kontak dengan ayam yang positif Flu Burung. Dengan demikian, secara kumulatif kasus Flu Burung di Indonesia mencapai 109 orang, 87 orang diantaranya meninggal dunia dengan angka kematian (Case Fatality Rate = CFR ) 79,87%. Saat ini di Propinsi Banten terdapat 15 kasus positif flu burung, 12 orang diantaranya meninggal dunia.
Untuk mencegah dan melindungi diri agar tidak tertular Flu Burung, masyarakat diminta :
Jangan sentuh unggas yang sakit atau mati. Jika terlanjur, cepat-cepat cuci tangan pakai sabun dan laporkan ke Kepala Desa.
Cuci pakai sabun tangan dan juga peralatan masak Anda sebelum makan atau memasak. Masak ayam dan telur ayam sampai matang.
Pisahkan unggas dari manusia. Dan juga pisahkan unggas baru dari unggas lama selama 2 minggu
Periksakan diri ke dokter, Puskesmas atau rumah sakit jika mengalami gejala flu dan demam setelah berdekatan dengan unggas.
Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon/faks: 021-5223002 dan 52960661, atau alamat e-mail puskom.publik@yahoo.co.id.
http://www.depkes.go.id/index.php?option=news&task=viewarticle&sid=2866
di
13:58
Diposkan oleh
Anonymous
Medan, WASPADA Online
Tujuh Warga Labuhan Deli Suspect Flu Burung
di
13:58
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
di
10:35
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
2. KELUMPUHAN PELAYANAN KESEHATAN
3. KEKACAUAN KEAMANAN DAN SOSIAL
4. KERUGIAN BESAR DALAM BIDANG EKONOMI ( PERDAGANGAN, PARIWISATA DLL) ==> Kerugian ekonomi akibat SARS $ 50 M ; Kerugian ekonomi akibat Flu Burung sekitar $ 800 M
Provinsi Sumatera Utara bila Pandemi terjadi ????
Provinsi Sumatera Utara dengan Topografi Pantai, Dataran Rendah dan Pegunungan dengan luas wilayah 710.680 km2 berpenduduk 12.580.697 jiwa. Fasilitas Kesehatan 170 Rumah Sakit dan 411 Puskesmas.Berap Ruang ICU tersedia ? berapa ventilator yang telah tersedia ? dsb..... dsb.......
Sebagai bahan Renungan bagi kita, silahkan Klik pada Gambar.
di
13:04
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
KRONOLOGI KASUS AI PADA MANUSIA DI PROVINSI SUMATERA UTARA YANG DIRUJUK KE RSHAM Sejak Juli 2005 s/d Agustus 2007
Jumlah Kasus 46 Rujukan Rumah sakit (44 Kasus Sumatera Utara, 1 Kasus Pekanbaru Riau dan 1 Kasus Meulaboh NAD
Sampai akhir September 2007, kasus Positif AI di Provinsi Sumatera Utara = 9 Kasus, Meninggal = 8 Ã CFR = 88,89%
REKAPITULASI KASUS SUSPEK FLU BURUNG DI PROPINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2005 s/d Agustus 2007
BINJAI 6 Kasus --> Hasil Lab. NEGATIF; DELI SERDANG 8 Kasus --> Hasil Lab. 7 NEG 1 POS 1 MENINGGAL; KARO 14 Kasus. --> Hasil Lab. 7 NEG 7 POS 6 MENINGGAL; MEDAN 6 Kasus. --> Hasil Lab. NEGATIF; SIMALUNGUN 2 Kasus. --> Hasil Lab. NEGATIF; SERDANG BEDAGAI 2 Kasus. --> Hasil Lab. NEGATIF; PADANGSIDIMPUAN 1 Kasus. --> Hasil Lab. NEGATIF; LANGKAT 1 Kasus. --> Hasil Lab. NEGATIF; ASAHAN 3 Kasus. --> Hasil Lab. NEGATIF; TAPANULI UTARA 1 Kasus. --> Hasil Lab. NEGATIF; TOTAL : 44 Kasus. --> Hasil Lab. 8 POS 36 NEG 7 MENINGGAL.
Penderita Flu Burung pada manusia di Indonesia berdasarkan Provinsi (106) Meninggal (85)
Jawa Barat 29, DKI Jakarta 25,Banten 13, Jawa Tengah 10, Sumatera Utara 8, Jawa Timur 7, Lampung 3, Riau 4, Sumatera Barat 3, Sumatera Selatan 1, Sulawesi Selatan 1dan Bali 2
Catatan : KOMITE NAS. PENGENDALIAN FLU BURUNG DAN KESIAP SIAGAAN MENGHADAPI PANDEMI INFLUENZA dibentuk pada tanggal 13 Maret 2006 berdasarkan Perpres. No.7/2006, diketuai Menko Kesra, bersifat multisektoral.
Sumber Data : Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara
di
08:22
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
Ada setidaknya enam cara-cara kepemimpinan yang membangun inspirasi pada organisasi yang kita pimpin.
1. Jadilah sebuah contoh: jadikanlah diri Anda sebuah contoh yang nyata dan jernih mengenai kesungguhan Anda untuk menjadikan organisasi Anda sebuah organisasi yang dihormati pasar. Mereka mungkin bisa meragukan yang Anda katakan, tetapi mereka akan selalu memperhatikan dan mempercayai yang Anda lakukan.
2. Tunjukkan perhatian yang tulus: orang tidak akan menunjukkan kepedulian kepada Anda, sampai mereka melihat betapa peduli-nya Anda kepada mereka. Pastikan Anda menyediakan cukup waktu dan perhatian bagi peningkatan kemampuan bawahan Anda untuk menghasilkan.
3. Temukanlah hal yang mengagumkan pada orang lain: bila Anda cukup tulus untuk mendengarkan dan memperhatikan pribadi dan kehidupan dari mereka yang Anda pimpin, akan mudah bagi Anda untuk dikejutkan oleh kualitas-kualitas super yang mereka miliki, yang tidak selalu terlihat jelas dalam interaksi keseharian di organisasi.
4. Buatlah diri Anda mudah diterima: syarat utama bagi diterimanya sebuah ide, adalah diterima-nya orang yang menyampaikan ide itu. Tidak-lah sebuah ide yang ditolak, bila sang penyampai ide adalah orang yang diterima.
5. Bandingkan mereka dengan harapan mereka sendiri: tidak ada orang yang berada di atas impian-nya. Baik saja, tidak cukup bila lebih baik itu mungkin. Jangan bandingkan seseorang dengan seuatu yang lebih rendah, dalam upaya untuk membuatnya bersemangat. Itu hanya akan menghinanya, dan tidak akan membuatnya melihat bahwa perbaikan itu perlu. Bandingkanlah dengan impian-impiannya, dan yakinkanlah dia bahwa sama berhak-nya dengan siapapun yang telah berhasil.
6. Teruslah belajar: kelanjutan keberadaan sebuah bisnis hanya sebaik kesungguhan para pemimpinnya untuk tetap belajar. Seorang ayah yang tidak pernah memegang sebuah buku, akan mengalami kesulitan mengharuskan anak-anaknya untuk membaca buku. Maka jadikanlah diri Anda sebagai sumber dari semua gerakan menuju kebaikan
di
10:13
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet

BERDASARKAN PASAL 26
KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR : 265/MENKES/SK/III/2004
TENTANG
ORGANISASI DAN TATA KERJA KANTOR KESEHATAN PELABUHAN
Seksi Karantina dan Surveilans Epidemiologi mempunyai tugas
1. Melaksanakan penyiapan bahan perencanaan, evaluasi.
2. Melaksanakan koordinasi kekarantinaan, surveilans epidemiologi penyakit karantina dan penyakit menular potensial wabah.
3. Melaksanakan pengawasan alat angkut.
4. Melaksanakan pengawasan lalu lintas Obat, Makanan, Kosmetika dan Alat Kesehatan (OMKA).
5. Melaksanakan pengembangan jejaring kerja.
6. Melaksanakan kemitraan.
7. Melaksanakan kajian dan pengembangan teknologi.
8. Melaksanakan pendidikan dan pelatihan bidang kekarantinaan dan surveilans epidemiologi diwilayah kerja pelabuhan/ bandara dan lintas batas darat.
Untuk Melaksanakan tugas tersebut, seksi Karantina dan SE menjabarkannya ke dalam Progran yang kami sebut sebagai : 5 (LIMA) PROGRAM POKOK KARSE MEDAN
A. Program Pengawasan Alat Angkut.
B. Program Pengawasan Lalulintas Barang.
C. Program Pengawasan Lalulintas Orang.
D. Program kajian dan pengembangan teknologi.
E. Program Penanggulangan KLB, Pengembangan Jejaring dan Kemitraan.
Untuk lebih jelasnya silahkan kunjungi : http://kkpmedankse.blogspot.com/
atau klik pada struktur organisasi SEKSI KARANTINA DAN SE
di pojok kananMohon masukan dari teman-teman Sesama warga KARSE
Terima kasih.
di
15:48
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
Sehubungan dengan Keputusan Presiden RI Nomor 089/TK/Tahun 2006 tentang Tanda Kehormatan SATYALANCANA KARYA SATYA dan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 830/MENKES/SK/X/2006 tentang Penganugerahan Piagam Penghargaan BAKTI KARYA HUSADA, dengan mengambil waktu bertepatan dengan Hari Proklamasi ke 62 dan bertempat di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Medan Jalan Veteran Nomor 219 Belawan, telah terlaksana Penyerahan Piagam dan Penyematan Lencana bagi 44 Pegawai yang telah berbakti secara terus menerus yang terdiri dari 30 Orang Mendapat Penghargaan 20 tahun dan 14 orang Mendapat Penghargaan 10 tahun.
Peserta Upacara Bersiap-siap, terlihat sebelah kanan seluruh pejabat Struktural KKP Kelas II Medan turut berbaris rapi (Musa Tarigan, SKM; Dr. H. Syahril Aritonang, MHA; Kostan Sidauruk, S.Si; Dr. H. Masrip Sarumpaet, M.Kes dan Drs. Eddyzar Syah)
Seluruh Peserta yang akan menerima piagam penghargaan sedang disiapkan oleh komandan upacara.
Kepala KKP Kelas II Medan sedang menyematkan Tanda Penghargaan kepada salah seorang Pegawai
di
11:58
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
Salam Dari Kuala Tanjung
Dalam rangka Diseminasi Informasi dari wilker Kuala Tanjung dengan ini kami akan mengirimkan informasi kegiatan KKP.Medan wilker Kuala Tanjung
di
14:46
Diposkan oleh
Anonymous
Ass. Wr Wb.
Kami dari Wilker Tanjung Balai asahan mengucapkan Salam dan selamat memperingati HUT RI ke 62. Semoga Panjang Umur dan sukses selalu
Wassalam Dari kami
Koordinator WilkerT. Balai
Rajab Lubis
di
13:27
Diposkan oleh
Anonymous