TURUT BERDUKA CITA
Orang tua dari Dr. Tunggul Sihombing, MHA
(Kabag PI Ditjen PP & PL Depkes RI)
di
11:37
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
di
16:53
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
di
16:53
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
di
08:21
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet

GR, Pasien Flu Burung Asal Banten Meninggal Dunia
di
13:18
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
di
15:11
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
http://www.depkes.go.id/index.php?option=news&task=viewarticle&sid=2953
di
08:54
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
di
08:20
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
di
12:34
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
di
09:08
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
di
11:20
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
Ministry Takes Measures to Ensure a Healthy Haj
di
11:04
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
Dalam rangka peningkatan Survelans Epidemiologi terhadap Alat Angkut Laut, terhitung sejak Agustus 2007 Seksi Karantina & SE KANTOR KESEHATAN PELABUHAN KELAS II MEDAN telah menggunakan software Sitem Registrasi berbasis Data Base MS Acces terhadap kedatangan dan keberangkatan Kapal di Pelabuhan Laut Belawan. Bagi teman-teman KKP dimana saja berada, mohon masukan tentang software ini. Jika berminat silahkan sampaikan kepada kami Tim IT Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Medan. Software ini berbasis MS Acces yang dikembangkan dan dibangun oleh seorang Mahasiswi FKM USU yang melaksanakan PKL tahun lalu.
di
08:06
Diposkan oleh
Rizal
di
08:06
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
di
08:06
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
IR Penderita Flu Burung Asal Tangerang, Banten Akhirnya Meninggal Dunia
22 Oct 2007
Ir (L, 12 tahun), warga Kampung Ceger, Sepatan, Tangerang, Banten yang dinyatakan positif Flu Burung, Rabu 10 Oktober 2007, berdasarkan pemeriksaan PCR realtime dan gelbased Laboratorium Badan Litbangkes Depkes, akhirnya meninggal dunia di RS. Persahabatan tanggal 13 Oktober 2007 pk. 7.30 WIB.
Dengan demikian, secara kumulatif kasus Flu Burung di Indonesia mencapai 109 orang, 88 orang diantaranya meninggal dunia dengan angka kematian (Case Fatality Rate = CFR ) 80,73%. Saat ini di Propinsi Banten terdapat 15 kasus positif flu burung, 13 orang diantaranya meninggal dunia.
Sumber : http://www.depkes.go.id/index.php?option=news&task=viewarticle&sid=2867
Satu Lagi Kasus Flu Burung di Tangerang, Banten
11 Oct 2007
Satu lagi kasus positif flu burung ditemukan di Tangerang, Banten. Ir (L, 12 tahun), warga Kampung Ceger, Sepatan, Tangerang, Jawa Barat dinyatakan positif Flu Burung, Rabu 10 Oktober 2007, berdasarkan pemeriksaan PCR realtime dan gelbased. Ir mulai sakit tanggal 3 Oktober 2007dan saat ini masih dirawat di RS Persahabatan setelah sebelumnya berobat di RS Tangerang. Sebelum sakit, Ir sempat kontak dengan ayam yang positif Flu Burung. Dengan demikian, secara kumulatif kasus Flu Burung di Indonesia mencapai 109 orang, 87 orang diantaranya meninggal dunia dengan angka kematian (Case Fatality Rate = CFR ) 79,87%. Saat ini di Propinsi Banten terdapat 15 kasus positif flu burung, 12 orang diantaranya meninggal dunia.
Untuk mencegah dan melindungi diri agar tidak tertular Flu Burung, masyarakat diminta :
Jangan sentuh unggas yang sakit atau mati. Jika terlanjur, cepat-cepat cuci tangan pakai sabun dan laporkan ke Kepala Desa.
Cuci pakai sabun tangan dan juga peralatan masak Anda sebelum makan atau memasak. Masak ayam dan telur ayam sampai matang.
Pisahkan unggas dari manusia. Dan juga pisahkan unggas baru dari unggas lama selama 2 minggu
Periksakan diri ke dokter, Puskesmas atau rumah sakit jika mengalami gejala flu dan demam setelah berdekatan dengan unggas.
Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon/faks: 021-5223002 dan 52960661, atau alamat e-mail puskom.publik@yahoo.co.id.
http://www.depkes.go.id/index.php?option=news&task=viewarticle&sid=2866
di
13:58
Diposkan oleh
Anonymous
Medan, WASPADA Online
Tujuh Warga Labuhan Deli Suspect Flu Burung
di
13:58
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
di
10:35
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
2. KELUMPUHAN PELAYANAN KESEHATAN
3. KEKACAUAN KEAMANAN DAN SOSIAL
4. KERUGIAN BESAR DALAM BIDANG EKONOMI ( PERDAGANGAN, PARIWISATA DLL) ==> Kerugian ekonomi akibat SARS $ 50 M ; Kerugian ekonomi akibat Flu Burung sekitar $ 800 M
Provinsi Sumatera Utara bila Pandemi terjadi ????
Provinsi Sumatera Utara dengan Topografi Pantai, Dataran Rendah dan Pegunungan dengan luas wilayah 710.680 km2 berpenduduk 12.580.697 jiwa. Fasilitas Kesehatan 170 Rumah Sakit dan 411 Puskesmas.Berap Ruang ICU tersedia ? berapa ventilator yang telah tersedia ? dsb..... dsb.......
Sebagai bahan Renungan bagi kita, silahkan Klik pada Gambar.
di
13:04
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet
KRONOLOGI KASUS AI PADA MANUSIA DI PROVINSI SUMATERA UTARA YANG DIRUJUK KE RSHAM Sejak Juli 2005 s/d Agustus 2007
Jumlah Kasus 46 Rujukan Rumah sakit (44 Kasus Sumatera Utara, 1 Kasus Pekanbaru Riau dan 1 Kasus Meulaboh NAD
Sampai akhir September 2007, kasus Positif AI di Provinsi Sumatera Utara = 9 Kasus, Meninggal = 8 Ã CFR = 88,89%
REKAPITULASI KASUS SUSPEK FLU BURUNG DI PROPINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2005 s/d Agustus 2007
BINJAI 6 Kasus --> Hasil Lab. NEGATIF; DELI SERDANG 8 Kasus --> Hasil Lab. 7 NEG 1 POS 1 MENINGGAL; KARO 14 Kasus. --> Hasil Lab. 7 NEG 7 POS 6 MENINGGAL; MEDAN 6 Kasus. --> Hasil Lab. NEGATIF; SIMALUNGUN 2 Kasus. --> Hasil Lab. NEGATIF; SERDANG BEDAGAI 2 Kasus. --> Hasil Lab. NEGATIF; PADANGSIDIMPUAN 1 Kasus. --> Hasil Lab. NEGATIF; LANGKAT 1 Kasus. --> Hasil Lab. NEGATIF; ASAHAN 3 Kasus. --> Hasil Lab. NEGATIF; TAPANULI UTARA 1 Kasus. --> Hasil Lab. NEGATIF; TOTAL : 44 Kasus. --> Hasil Lab. 8 POS 36 NEG 7 MENINGGAL.
Penderita Flu Burung pada manusia di Indonesia berdasarkan Provinsi (106) Meninggal (85)
Jawa Barat 29, DKI Jakarta 25,Banten 13, Jawa Tengah 10, Sumatera Utara 8, Jawa Timur 7, Lampung 3, Riau 4, Sumatera Barat 3, Sumatera Selatan 1, Sulawesi Selatan 1dan Bali 2
Catatan : KOMITE NAS. PENGENDALIAN FLU BURUNG DAN KESIAP SIAGAAN MENGHADAPI PANDEMI INFLUENZA dibentuk pada tanggal 13 Maret 2006 berdasarkan Perpres. No.7/2006, diketuai Menko Kesra, bersifat multisektoral.
Sumber Data : Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara
di
08:22
Diposkan oleh
Masrip Sarumpaet